Search

Selasa, 20 Januari 2026

Detektif Rio - Melampaui Batas Langit dan Bumi - Analisis Astronomi – Pembelahan Bulan

 


Malam itu di Mekkah, udara terasa sangat kering. Rio bersembunyi di balik bukit berbatu, mengenakan Night-Vision Goggles yang telah ia modifikasi. Di depannya, kaum Quraisy berdiri dengan angkuh, menantang Nabi Muhammad SAW di bawah cahaya bulan purnama yang sangat terang.

​"Rio, aktifkan perekam teleskopik," bisik Rio pada arlojinya. "Kita akan merekam peristiwa yang secara ilmiah dianggap kemustahilan massa."

​Nabi Muhammad SAW berdiri dengan tenang, lalu mengangkat jari telunjuknya ke arah bulan.

​Kejadian Autentik: Tanpa suara ledakan, bulan itu seolah teriris oleh garis cahaya vertikal. Bagian kanan dan kiri bulan menjauh, masing-masing berada di atas bukit yang berbeda.

​Analisis Detektif: Rio melihat ke layar monitor kecil di lengannya. "Sinyal gravitasi stabil. Tidak ada gelombang seismik yang menghancurkan Bumi. Ini bukan sekadar ilusi optik massal, karena sensor Lidar-ku menangkap celah fisik di permukaan bulan sejauh ribuan kilometer!"

​Kaum Quraisy terdiam, wajah mereka pucat. Rio terpaku. "Ini adalah manipulasi struktur atom benda langit dalam skala makro. Tidak ada teknologi di abad 21 yang bisa menggeser benda seberat 7,34 \times 10^{22} kg tanpa menghancurkan ekosistem Bumi. Tapi beliau melakukannya seperti membelah buah zaitun."



Tidak ada komentar:

Posting Komentar